Jelang Ulang Tahun Ketiga Pupuk Indonesia Energi

07Nov '17

Jelang Ulang Tahun Ketiga Pupuk Indonesia Energi

Tentang PI-Energi

Produksi gas bumi Indonesia terus mengalami penurunan di satu sisi. Sementara di sisi lain trend harga gas justru terus mengalami peningkatan. Berdasarkan kedua variabel yang menjadi latar belakang dann diperkuat dengan Instruksi Presiden Repubik Indonesia Nomor 2 tahun 2010 Tentang Revitalisasi Industri, maka untuk tetap menjaga kelangsungan usaha dan daya saing perusahaan di grup PT Pupuk Indonesia (Persero), dibentuklah Pupuk Indonesia Energi (PI-Energi) pada 18 Agustus 2014.

Pembentukan PI-Energi dilakukan PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama-sama dengan anak perusahaannya yaitu PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kujang Cikampek, PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Pupuk Iskandar Muda, PT Pupuk Sriwidjaja Palembang dan PT Rekayasa Industri. PI-Energi dibentuk untuk memproduksi dan mensuplai energi dan utilitas ke perusahaan-perusahaan di lingkungan kelompok usaha PIHC pada khususnya dan industri atau perusahaan-perusahaan lain secara umum.

Suplai energi dan utilitas dilakukan PI-Energi untuk meningkatkan daya saing Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pupuk. PI-Energi juga mengupayakan efisiensi biaya produksi pupuk oleh BUMN pupuk melalui usaha penggunaan teknologi yang ramah lingkungan. PI-Energi juga selalu berusaha untuk melakukan penghematan bahan baku dan energi.

PI-Energi memiliki visi untuk menjadi Perusahaan Energi dan Utilitas terintegrasi yang berskala nasional untuk menunjang bisnis utama PT Pupuk Indonesia (Persero) beserta Anggota Holding. Selain visi, PI-Energi juga memiliki tiga misi yaitu:

  1. Melakukan usaha dalam bidang penyediaan energi dan utilitas.
  2. Memberikan nilai tambah bagi
  3. Memberikan kontribusi terhadap ketahanan energi nasional dan menjaga kelestarian lingkungan.

Pemegang saham PI-Energi adalah sebagai berikut:

  1. PT Pupuk Indonesia à 50 persen.
  2. PT Petrokimia Gresik à 10 persen.
  3. PT Pupuk Kujang à 5 persen.
  4. PT Pupuk Kalimantan Timur à 10 persen.
  5. PT Pupuk Iskandar Muda à 5 persen.
  6. PT Pupuk Sriwidjaja Palembang à 10 persen.
  7. PT Rekayasa Industri à 10 persen.

Komisaris à PI-energi memiliki satu orang komisaris yaitu Ir. Dana Sudjana M.M. Lelaki kelahiran Jakarta pada 7 Juni 1954 tersebut meraih gelar Sarjana Teknik Kimia dari Institut Teknologi Bandung pada tahun 1983 dan memperoleh gelar Magister Manajemen Internasional pada 2002.

Dana memulai karier di PT Pupuk Kujang pada 1984 sebagai engineer di Biro Teknik. Dia menjabat sebagai Direktur Produksi, Teknik dan Pengembangan Pupuk Kujang sejak 2010 hingga 2016. Pada 20 November 2014, Dana menjabat sebagai Komisaris di PI-Energi.

Direktur Utama à Jabatan Direktur Utama (Dirut) PI-Energi dipercayakan kepada Drs. Tentaminarto Tri Februartono, Ak sejak 20 November 2014. Lelaki kelahiran Purworejo pada 20 Februari 1965 tersebut meraih gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pada 1991.

Lelaki yang akrab disapa Tenta itu sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Direktur Investasi Dana Pensiun Pupuk Kaltim pada 2005 hingga 2012, Direktur Keuangan PT Kaltim Industrial Estate (2012-2014) dan Direktur Utama PT Kaltim Daya Mandiri sejak 10 Juli 2014 hingga 19 November 2014.

Direktur Operasi à Sejak 20 November 2014, Jabatan Direktur Operasi dipercayakan kepada Ir. Kuntari Laksmitadewi Wahyuningdyah, M.Eng.Sc. Perempuan kelahiran Yogyakarta 14 Februari 1974 ini meraih Gelar Insinyur dari Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung pada 1997. Setahun kemudian, tepatnya pada 1998, dia meraih gelar Master of Engineering Science jurusan Manajemen Konstruksi dari University of South Wales, Sydney, Australia.

Kuntari yang akrab disapa Tata memulai karier di Grup PT Pupuk Indonesia (Persero) pada tahun 2000. Dia tercatat dengan jabatan Business Manager di PT Rekayasa Industri pada 2011. Pada 16 Februari 2011, Tata menjabat sebagai Manajer Pengembangan dan Investasi PT Pupuk Sriwidajaja (Persero). Kemudian pada 5 Juni 2013 dipercaya sebagai General Manager Teknik dan Pengembangan PT Pupuk Indonesia (Persero). Saat ini Tata sedang menempuh pendidikan Doktoral di Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung.

Pupuk Indonesia Energi, Tiga Tahun Hadir untuk Negeri

Pupuk Indonesia Energi (PI-Energi) didirikan pada 18 Agustus 2014 untuk meningkatkan daya saing BUMN pupuk. Peningkatan daya saing dilakukan dengan mengupayakan efisiensi biaya produksi pupuk oleh BUMN pupuk melalui penggunaan teknologi yang ramah lingkungan dan penghematan bahan baku serta energi.

PI-Energi didirikan agar komponen energi di dalam grup Pupuk Indonesia Persero dapat diubah dari cost centre menjadi profit centre. Selain itu, PI-energi juga dibentuk sebagai langkah energy business clustering di dalam Holding Pupuk Indonesia Persero yang nantinya akan dikelola oleh PI-Energi.

PI-Energi diberi amanah untuk memasok kebutuhan energi bagi seluruh anak perusahaan di dalam kelompok usaha PT Pupuk Indonesia (Persero) yang bergerak di industry pupuk dan agrokimia.

Pasokan energi berupa listrik, uap dan gas diberikan dengan kompetensi yang tinggi sesuai kebutuhan industry dan harga energi yang kompetitif sebagai salah satu komponen Harga Pokok Produksi utama, untuk meningkatkan daya saing produk-produk grup pupuk Indonesia di pasaran.

Saat ini, PI-Energi memang belum memulai proses produksi karena tengah berfokus pada investasi untuk pengembangan proyek Gresik Gas Cogeneration Plant (GGCP). GGCP adalah proyek yang dilaksanakan untuk meningkatkan permintaan listrik dan steam dari PT Petrokimia Gresik (PKG). PKG sendiri saat ini sedang mengembangkan fasilitas produksi terbarunya, yaitu Pabrik Amurea II.

Aksi Korporasi

Selain membangun GGCP, PI-Energi juga telah melakukan akuisisi saham mayoritas PT Kaltim Daya Mandiri (KDM) di Bontang, Kalimantan Timur pada akhir tahun 2016 lalu. Akusisi dilakukan sebagai wujud energy business clustering di grup Pupuk Indonesia.

Rencana jangka pendek, ke depan PI Energi menargetkan akuisisi saham mayoritas PT Rekind Daya Mamuju (RDM) di Sulawesi Barat dan pengembangan IPP baru untuk Pupuk Iskandar Muda di Aceh dan Pupuk Kujang di Cikampek.

PI Energi masih fokus kepada offtaker utamanya yaitu pabrik pupuk di dalam Grup Pupuk Indonesia dan perusahaan-perusahaan lain yang berlokasi di dalam kawasan industri Grup Pupuk, terutama di Bontang dan Gresik. Jadi PI Energi belum secara langsung menjual excess powernya ke Perusahaan Listrik Negara (PLN) karena masih ada kendala terkait pembelian excess power.

Industri Pupuk adalah salah satu industri yang membutuhkan energi dalam volume besar dengan tingkat kompetensi yang tinggi. Membangun IPP sendiri adalah solusi yang diberikan PI Energi untuk menjamin kontinuitas operasional pabrik-pabrik di dalam grup Pupuk Indonesia. Saat ini, seluruh aksi korporasi berupa akuisisi IPP dilaksanakan dalam rangka energy business clustering di Grup Pupuk Indonesia dibawah pengelolaan PI-Energi. Dalam jangka panjang, PI-Energi berniat untuk melebarkan sayapnya dengan mengakuisisi IPP di luar grup Pupuk Indonesia.

Harapan, mimpi sekaligus cita-cita Direktur Utama PI-Energi, Tentaminarto Tri Februartono menjelang ulang tahun ketiga PI-Energi yang jatuh pada 18 Agustus 2017 adalah PI-Energi dapat mewujudkan tujuan pembentukannya untuk mengubah komponen energi di grup Pupuk Indonesia dari cost centre menjadi profit centre. Selain itu, Tenta juga berhadap agar PI Energi dapat mulai berkiprah tidak hanya di dalam grup Pupuk Indonesia Persero, namun juga dalam bisnis IPP skala nasional dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan ketahanan energi Indonesia {}.

 

 

 

releated posts